Senin, 13 Februari 2017

EPW 2017



EPW (Engineering Physics Week) 2017, tentunya bukan merupakan sebuah event di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang asing terdengar di telinga Mahasiswa maupun Siswa SMA di Seluruh Indonesia. Mengapa tidak? Event terbesar kedua setelah ITS Expo ini tentunya menjadi sebuah ajang yang sangat amat dinantikan oleh seluruh Mahasiswa dan Siswa SMA di Indonesia. Dengan berbagai ajang perlombaan yang menarik seperti EPC (Engineering Physics Challenge) yaitu lomba Fisika antar SMA, ILTC (Indonesian Line Tracer Competition) yaitu lomba robot antar SMA, SNOW (Smart Innovation of Writing) yaitu lomba karya tulis dengan dua kategori yaitu Mahasiswa dan Siswa SMA, dan Snapshot yaitu lomba fotografi antar Siswa SMA, Maka dapat dipastikan bahwa EPW 2017 merupakan acara yang memiliki nilai dengan tingkat atau taraf yang cukup bagus.
                Acara EPW 2017 diawali dengan pemberitahuan kami melalui berbagai media sosial tentang diadakannya SNOW agar para peserta dapat mengumpulkan berkas karya tulis mereka untuk mengikuti lomba SNOW. Kemudian setelah masa pengumpulan berkas telah habis maka kami pun mulai melakukan publikasi atau pengenalan tentang TF dan EPW itu sendiri ke berbagai sekolah SMA. Kami melakukan publikasi ke berbagai sekolah SMA se-Indonesia dengan dibagi sesuai dengan rayon atau daerah dimana panitia tinggal. Akhirnya ketika kami berlibur, kami pun banyak melakukan publikasi ke sekolah-sekolah SMA di daerah rayon kami masing-masing.
                Setelah sebulan kami melakukan publikasi ke bermacam-macam sekolah SMA, tibalah saat dimana akan diadakannya seleksi Rayon terlebih dahulu. Untuk Rayon Jabodetabek, kami melakukan tes seleksi Rayon di SMA LAbschool Rawamangun, Jakarta. Acara EPC Rayon Jabodetabek berjalan dengan sangat baik, baik dari segi penyetakan sertifikat, talkshownya, makanan, dll telah teratur dengan sangat baik. Sehingga acara dapat berjalan dengan kondusif dan tertata.
                Setelah seleksi Rayon telah dilakukan dan telah ada pula hasilnya, maka kami mempersiapkan keberangkatan untuk Siswa SMA yang telah dinyatakan lolos ke babak selanjutnya yang akan dilaksanakan di Gedung Robotika ITS. Sesampainya di Surabaya, saya pun segera mengerjakan tugas bagian saya di EPW 2017 yaitu sebagai bagian décor. Di Décor, kami pun mulai melakukan berbagai hal yang akan memperindah EPW seperti merias gapura selamat datang, membuat tulisan EPW, dll.
                Hari Pertama EPW pun tiba, EPC melaksanakan babak semifinal, ILTC melaksanakan babak penyisihan baik dari robot analog maupun robot mikro. Suasana di Gedung Robotik menjadi ramai dengan berbagai tambahan spot-spot seperti Lab Exhibition, Bookstore, dll. Lab Exhibition itu adalah dimana semua lab yang di TF datang menuju spot yang telah disediakan di Gedung Robotika untuk mempresentasikan dan mengenalkan beragam lab di TF dan kelebihannya. Disana juga terdapat tahap presentasi bagi para peserta SNOW sehingga mereka harus mampu mempresentasikan hasil dari karya tulis ilmiah mereka.
                Pada Hari kedua atau hari terakhir pelaksaaan EPW 2017, EPC melakanakan babak Final dalam bentuk cerdas cermat, dan ILTC pun demikian mulai memasuki tahap Final atau tahap akhir dari pagi hari hingga sore. Setelah itu ketika malam, diadakan EOT (EPW on Talk) yaitu sebuah talkshow yang tentunya bermanfaat, berbobot, dan sangat menarik. Setelah EOT telah dilaksanakan, akhirnya disebutkan siapa saja yang menjadi juara baik dari lomba EPC, ILTC, SNOW, dan Snapshot. Setelah itu acara ditutup dengan nyanyian dan loading out di malam yang telah larut.
                Sehingga bagi saya pribadi tentunya, mengikuti EPW 2017 sangatlah bermanfaat sehingga kita dapat mengerti bagaimana cara agar kita mampu memenejemen  diri dan waktu dalam menyukseskan acara besar seperti EPW 2017. Dan tentunya bagi saya dan kawan-kawan, event seperti ini dapat membuat kami dan angkatan atas dapat menjalin hubungan dengan lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar