EPW (Engineering Physics Week) 2017, tentunya bukan
merupakan sebuah event di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang asing
terdengar di telinga Mahasiswa maupun Siswa SMA di Seluruh Indonesia. Mengapa
tidak? Event terbesar kedua setelah ITS Expo ini tentunya menjadi sebuah ajang
yang sangat amat dinantikan oleh seluruh Mahasiswa dan Siswa SMA di Indonesia.
Dengan berbagai ajang perlombaan yang menarik seperti EPC (Engineering Physics
Challenge) yaitu lomba Fisika antar SMA, ILTC (Indonesian Line Tracer Competition)
yaitu lomba robot antar SMA, SNOW (Smart Innovation of Writing) yaitu lomba
karya tulis dengan dua kategori yaitu Mahasiswa dan Siswa SMA, dan Snapshot
yaitu lomba fotografi antar Siswa SMA, Maka dapat dipastikan bahwa EPW 2017
merupakan acara yang memiliki nilai dengan tingkat atau taraf yang cukup bagus.
Acara
EPW 2017 diawali dengan pemberitahuan kami melalui berbagai media sosial tentang
diadakannya SNOW agar para peserta dapat mengumpulkan berkas karya tulis mereka
untuk mengikuti lomba SNOW. Kemudian setelah masa pengumpulan berkas telah
habis maka kami pun mulai melakukan publikasi atau pengenalan tentang TF dan
EPW itu sendiri ke berbagai sekolah SMA. Kami melakukan publikasi ke berbagai
sekolah SMA se-Indonesia dengan dibagi sesuai dengan rayon atau daerah dimana
panitia tinggal. Akhirnya ketika kami berlibur, kami pun banyak melakukan
publikasi ke sekolah-sekolah SMA di daerah rayon kami masing-masing.
Setelah
sebulan kami melakukan publikasi ke bermacam-macam sekolah SMA, tibalah saat
dimana akan diadakannya seleksi Rayon terlebih dahulu. Untuk Rayon Jabodetabek,
kami melakukan tes seleksi Rayon di SMA LAbschool Rawamangun, Jakarta. Acara
EPC Rayon Jabodetabek berjalan dengan sangat baik, baik dari segi penyetakan
sertifikat, talkshownya, makanan, dll telah teratur dengan sangat baik.
Sehingga acara dapat berjalan dengan kondusif dan tertata.
Setelah
seleksi Rayon telah dilakukan dan telah ada pula hasilnya, maka kami mempersiapkan
keberangkatan untuk Siswa SMA yang telah dinyatakan lolos ke babak selanjutnya
yang akan dilaksanakan di Gedung Robotika ITS. Sesampainya di Surabaya, saya
pun segera mengerjakan tugas bagian saya di EPW 2017 yaitu sebagai bagian décor.
Di Décor, kami pun mulai melakukan berbagai hal yang akan memperindah EPW seperti
merias gapura selamat datang, membuat tulisan EPW, dll.
Hari
Pertama EPW pun tiba, EPC melaksanakan babak semifinal, ILTC melaksanakan babak
penyisihan baik dari robot analog maupun robot mikro. Suasana di Gedung Robotik
menjadi ramai dengan berbagai tambahan spot-spot seperti Lab Exhibition,
Bookstore, dll. Lab Exhibition itu adalah dimana semua lab yang di TF datang menuju
spot yang telah disediakan di Gedung Robotika untuk mempresentasikan dan
mengenalkan beragam lab di TF dan kelebihannya. Disana juga terdapat tahap
presentasi bagi para peserta SNOW sehingga mereka harus mampu mempresentasikan
hasil dari karya tulis ilmiah mereka.
Pada
Hari kedua atau hari terakhir pelaksaaan EPW 2017, EPC melakanakan babak Final
dalam bentuk cerdas cermat, dan ILTC pun demikian mulai memasuki tahap Final
atau tahap akhir dari pagi hari hingga sore. Setelah itu ketika malam, diadakan
EOT (EPW on Talk) yaitu sebuah talkshow yang tentunya bermanfaat, berbobot, dan
sangat menarik. Setelah EOT telah dilaksanakan, akhirnya disebutkan siapa saja
yang menjadi juara baik dari lomba EPC, ILTC, SNOW, dan Snapshot. Setelah itu
acara ditutup dengan nyanyian dan loading out di malam yang telah larut.
Sehingga
bagi saya pribadi tentunya, mengikuti EPW 2017 sangatlah bermanfaat sehingga
kita dapat mengerti bagaimana cara agar kita mampu memenejemen diri dan waktu dalam menyukseskan acara besar
seperti EPW 2017. Dan tentunya bagi saya dan kawan-kawan, event seperti ini
dapat membuat kami dan angkatan atas dapat menjalin hubungan dengan lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar